PUISI
- Senin, 11 Mei 2026
- Uncategorized
- Cetak

Pohon Nyawaku
Karya Tazkir
Aku lahir dari akar yang tabah
Pohon nyawaku tumbuh tanpa lelah
Daunnya lebar bagai sayap ibu meneduhkan jiwa
Batangnya kokoh ia adalah benteng baja yang menahan badai
Waktu mencukil dan mengukir kulit yang kian tua
Namun semangatnya tetap berlari deras tak mau berhenti
Aku belajar dari mengomel yang patah
Bahwa hidup adalah pelayaran di lautan pasang surut
Setiap cabang memeluk ribuan mimpi dalam diamnya
Buah yang jatuh bukanlah lonceng kematian
Ia menjelma benih nyawa baru yang berbisik kepada tanah
Pohon nyawaku mengajariku ikhlas seperti hujan tak meminta kembali
Di bawah naungannya aku berlindung
bagai anak yang pulang ke pangkuan rumah
Di puncaknya aku bermimpi
Tinggi menjulang, menggapai ujung langit sore keemasan
(penulis guru SMA Negeri 1 Bukit Bener Meriah)

Saat ini belum ada komentar