MPLS SMA Negeri 1 Bukit Dipadukan Tradisi Munyerahni Murid ku Tengku Guru
- Senin, 20 Juli 2026
- Uncategorized
- Cetak

MPLS SMA Negeri 1 Bukit Dipadukan Tradisi Munyerahni Murid ku Tengku Guru
Bener Meriah – Kompasiana.com. SMA Negeri 1 Bukit mengawali Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan nuansa khidmat melalui prosesi adat Gayo Munyerahni Murid ku Tengku Guru , Senin (13/7/2026). Tradisi tersebut menjadi simbol penyerahan amanah pendidikan dari orang tua kepada guru untuk membimbing peserta didik menuju masa depan yang berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia.
MPLS merupakan kegiatan perdana bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah, sarana dan prasarana, budaya akademik, tata tertib, serta nilai-nilai yang menjadi jati diri SMA Negeri 1 Bukit. Pelaksanaan kegiatan dipadukan dengan kearifan lokal sebagai wujud pelestarian budaya Gayo di lingkungan pendidikan.
Prosesi penyerahan peserta didik diterima langsung oleh Kepala SMA Negeri 1 Bukit, Rudi DPR, S.Pd. , didampingi seluruh dewan guru. Acara tersebut juga menghadirkan perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Bener Meriah, Bochari, S.Pd., M.Pd. , Railawati, SH selaku komite sekolah serta disaksikan ratusan siswa.
Dalam sambutannya, Rudi DPR menegaskan bahwa MPLS menjadi gerbang awal pembentukan karakter sekaligus penguatan budaya sekolah. Menurutnya, peserta didik tidak hanya dibekali pengetahuan akademik, tetapi juga ditanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, integritas, kepedulian, dan semangat berprestasi.
perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Bener Meriah, Bochari, S.Pd., M.Pd menyatakan “Melalui MPLS, sekolah ingin menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membangun rasa memiliki terhadap lingkungan sekolah. Kami berharap seluruh peserta didik mampu beradaptasi dengan cepat serta tumbuh menjadi generasi pembelajar yang berkarakter,” ujarnya.
Prosesi Munyerahni Murid ku Tengku Guru berlangsung penuh haru. Simbol penyerahan tersebut mengandung makna mendalam bahwa keluarga dan sekolah memikul tanggung jawab bersama dalam mendidik generasi penerus bangsa. Nilai penghormatan kepada guru, kepatuhan terhadap aturan, serta semangat menuntut ilmu menjadi pesan utama dalam tradisi tersebut.
Melalui perpaduan antara MPLS dan budaya lokal, SMA Negeri 1 Bukit menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga kokoh dalam pembentukan karakter. Tradisi leluhur tetap terpelihara, sementara peserta didik dipersiapkan menjadi insan yang adaptif, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Tazkir)

Saat ini belum ada komentar